Apa Itu Bisnis Online?
Bisnis online adalah jenis bisnis yang kian hari kian diminati. Bukan hanya karena menawarkan cuan besar, menjalankan bisnis online juga tidak terlalu sulit.
Anda ingin mencobanya juga? Tapi, masih ingin tahu bisnis online itu seperti apa?
Untungnya, Anda sudah datang ke tempat yang tepat! Di artikel ini Anda akan belajar apa itu bisnis online dengan lengkap. Mulai dari pengertian bisnis online, jenis bisnis online, hingga manfaat bisnis online. Penasaran, kan? Yuk, kita mulai!
Pengertian Bisnis Online
Seperti namanya, bisnis online adalah bisnis yang dijalankan melalui internet. Artinya, aktivitas bisnis seperti jual-beli, pelayanan kepada konsumen, promosi, dan sebagainya dilakukan secara online.
Menariknya, Anda bisa menjual berbagai jenis produk melalui bisnis online. Mulai dari barang, jasa, hingga produk digital.
Bahkan, tak ada batasan dari mana calon konsumen produk untuk tersebut. Sebab, pembeli produk bisa berasal dari seluruh Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Maka dari itu, dengan bisnis online Anda tidak perlu membuka toko atau ruko seperti pada bisnis offline. Anda cukup menjalankan bisnis melalui website toko online, media sosial, atau marketplace.
Anda juga bisa mengelola bisnis tersebut dari rumah, atau di mana pun Anda menginginkannya. Alhasil, Anda tak perlu mengeluarkan banyak modal untuk memulai sebuah bisnis. Bahkan, ada beberapa bisnis online tanpa modal yang bisa dilakukan dan terbukti cuan, lho!
Jadi, tak heran kalau banyak orang berbondong-bondong memulai bisnis online, ya?
Jenis Bisnis Online
Ada tiga jenis bisnis online sesuai platform yang digunakan penjual, yaitu:
1. Bisnis Online di Website
Jenis bisnis online yang pertama adalah bisnis online di website. Bisnis online ini mengandalkan website sebagai tempat berjualan.
Yup, selayaknya toko, tapi versi online. Artinya, pengunjung bisa melihat informasi produk langsung dari website, melakukan transaksi, menghubungi penjual, dan lainnya.
Bisnis online melalui website menjadi primadona di kalangan pebisnis, lho. Sebab, website mempunyai kelebihan yang tak dimiliki jenis bisnis online lain. Mulai dari branding yang lebih baik, pemasaran lebih luas, kebebasan desain, dan sebagainya.

Salah satu contoh bisnis online melalui website yang sukses adalah Uwitan. Usaha furniture ini menjadikan websitenya sebagai toko online bagi calon konsumen dari berbagai daerah. Jadi, tidak perlu repot mengunjungi showroom mereka di Jogja.
2. Bisnis Online di Media Sosial
Awalnya, media sosial sekadar digunakan sebagai sarana bersosialisasi. Tapi, saat ini media sosial juga digunakan untuk bisnis online.
Anda pasti sudah sering melihat berbagai akun mempromosikan dagangannya di feed Anda, kan?
Nah, alasan utama bisnis online di media sosial populer karena sangat mudah memulainya. Anda bisa menggunakan akun pribadi yang sudah ada dan langsung berjualan.
Namun, akan lebih baik menggunakan akun bisnis karena tersedianya fitur untuk menunjang bisnis online Anda. Misalnya, fitur melacak performa bisnis, melihat demografi pembeli, dan lainnya.
Singkatnya, tinggal pilih gambar produk terbaik Anda, isi deskripsi singkat yang menarik, cantumkan harga, dan… posting!
Bila ada calon pembeli yang tertarik, mereka cukup meninggalkan komentar atau mengirim pesan pribadi (DM) ke Anda.
Maka dari itu, banyak yang menggunakan media sosial untuk berjualan produk rumahan atau buatan sendiri.

Sayangnya, di balik semua kemudahannya, bisnis online di media sosial juga mempunyai kelemahan.
Salah satunya adalah terbatasnya kontrol desain yang Anda miliki. Ibaratnya, toko online Anda akan terlihat sama dengan akun pribadi lain. Padahal, bagi sebuah bisnis, tampil stand out atau mencolok itu penting, terutama kalau punya banyak kompetitor.
3. Bisnis Online di Marketplace
Marketplace adalah platform yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli bertransaksi online. Dengan kata lain, pasar online.
Beberapa contoh marketplace di Indonesia yang pasti sudah Anda kenal antara lain Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli.
Memulai bisnis online di marketplace juga cukup populer karena mudah dan gratis. Anda cukup pilih marketplace-nya, registrasi akun, pasang produk, dan tunggu pembeli datang bertransaksi.
Selain itu, bermacam-macam kategori produk juga disediakan di marketplace. Mulai dari produk fisik seperti baju, elektronik, makanan dan minuman, hingga produk jasa seperti travel agent dan wedding organizer.

Namun, Anda harus extra sabar ketika memutuskan terjun ke jenis bisnis online ini. Kenapa begitu?
Sebab, persaingan di marketplace sangat ketat dengan perang harga yang tajam. Apalagi, kalau produk yang Anda jual cukup umum seperti fashion atau aksesoris handphone. Efeknya, margin laba yang Anda hasilkan akan terlalu mepet.



Komentar
Posting Komentar